MediasiMuhammadiyahPenganiayaanPolres BimaPolres DompuSat Intelkam

Tuntaskan Kasus Penganiayaan Satu Ini, Kasat Intelkam Polres Dompu: Manusia Tidak Lepas Dari Salah

Tuesday, May 18, 2021, May 18, 2021 WAT
Last Updated 2021-05-18T14:56:41Z
Tuntaskan Kasus Penganiayaan Satu Ini, Kasat Intelkam Polres Dompu: Manusia Tidak Lepas Dari Salah


Dompu, Dompu Siar - Tuntaskan kasus dugaan penganiayaan oleh salah satu Anggota Sat Lantas Polres Bima terhadap salah satu Anggota Pemuda Muhammadiyah Asal Dompu dan Irfan, Media Voice Muslim Dompu, Kasat Intelkam Polres Dompu, Iptu Makrus, S.Sos., tempuh jalur mediasi di ruangannya, Selasa (18/5/2021) sekira pukul 10.00 Wita.

Hadir saat proses mediasi, Perwakilan dari  Muhammadiyah antara lain, Ketua PD Muhammadiyah Kab. Dompu  Bambang Hermanto, S.Pd.M.BA., Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Dompu, Zulkifli, M.Pd., Sekretaris DP pemuda Muhammadiyah, Firmansyah, S.Ag., PD Pemuda Muhammadiyah Provinsi NTB, Muzakir.

Lainnya, Pengurus PD pemuda Muhammadiyah Dompu berjumlah 6 orang, Korban dugaan penganiayaan, Irfan, serta Perwakilan dari Lembaga Media Warta Berita Voice Muslim, M. Syaiful beserta Staff.

Sementara Perwakilan dari Anggota Sat Intelkam Polres Dompu dan Sat Lantas Polres Bima masing-masing, Kanit I Sat Intelkam Polres Dompu BRIPKA Bambang M., Kanit Patwal Polres Kab. Bima selaku terduga penganiayaan AIPTU Agus Supriadi, Anggota Patwal Sat Lantas Polres Kab. Bima AIPDA A. Tomo.

Melansir keterangan Kasi Humas Polres Dompu, Ipda Handik Wijaksono, mengungkapkan, bahwa Iptu Makrus, S.Sos., menyampaikan bahwa terkait penganiayaan yang dipersoalkan secara institusi pihaknya meminta maaf atas ketidakhadiran Kapolres Dompu di tengah proses mediasi kedua belah pihak.

"Alhamdulillah kita bisa berkumpul ditempat ini dalam rangka mediasi terkait permasalahan yang terjadi beberapa waktu lalu di Polres Bima antara saudara Aiptu Agus dan saudara Irfan,"

Oleh karena demikian, sambungnya, Makrus menyampaikan permohonan maaf dari bapak Kapolres karena tidak bisa mendampingi, "disebabkan banyaknya kegiatan Video Conference dengan pimpinan tingkat Polda dan Mabes Polri".

Maka dari itu, Bapak Kapolres Dompu secara pribadi berharap agar masalah ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan dan menemukan jalan tengah yang baik.

Sementara Kanit I Sat Intelkam Polres Dompu Bripka Bambang M, berharap dengan adanya pertemuan dan mediasi ini bisa menemukan titik terang dan jalan keluar atas permasalahan ini.

"Kami dari pihak Kepolisian menyampaikan permohonan maaf, atas kekhilafan salah satu Anggota sekaligus senior saya, karena manusia tidak lepas dari salah," ujarnya.

Bambang juga menuturkan, rekan-rekan dari PD Pemuda Muhammadiyah Dompu secara umum membantu kami dalam menyelesaikan masalah ini.

"mengingat antara POLRI dengan Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah memiliki hubungan emosional secara kelembagaan yang sangat erat," terangnya.

Sebagai keterwakilan PD Muhammadiyah Dompu  Bambang Hermanto, S.Pd, M.Pd., juga menanggapi bahwa masalah ini tidak akan terjadi jika ada kesadaran dari masing-masing pihak jika kita sadar bahwa kita tidak ada yang selalu merasa benar.

"Semoga dengan pertemuan dan mediasi ini, kita sama-sama bisa mengambil jalan tengah, agar tidak terulang kembali kasus-kasus yang sama di kemudian hari," ujarnya.

Sebelumnya kasus tersebut telah dilaporkan ke Sat Reskrim Polres Bima, hal ini kami lakukan dikarenakan kasus ini tidak bisa kita anggap main-main, agar dikemudian hari kasus yang sama tidak terulang kembali.

Kembali lagi, inti dari permasalahan tersebut, tergantung kedua belah pihak agar bagaimana pertemuan hari ini ada solusi yang tidak merugikan kedua belah pihak, sebab masalah ini sudah menjadi problem Nasional.

Setelah melalui proses yang cukup alot, akhirnya tercapai kesepakatan di antara kedua belah pihak, kasus tersebut, tidak akan melanjutkan permasalahan ini ke jalur hukum.

"Kegiatan Mediasi berakhir pukul 11.50 wita, berjalan dengan aman dan lancar, dilanjutkan dengan foto bersama," tutup Handik. (Hd)

SepekanMore