BimaKriminalPembacokanPenganiayaan

Ternyata, Dalang Penganiayaan Kakek Nenek Desa Kawuwu Bima, Satu Anak Pak Kades

Monday, February 15, 2021, February 15, 2021 WAT
Last Updated 2021-02-16T02:59:54Z

Terduga pelaku penganiayaan, Desa Kawuwu Bima


Bima, Dompu Siar - Pelaku pembacok sekaligus pembakar rumah yang menyebabkan Pakoh alias Ina Haja (60) meninggal di RSUD Bima dan Ama Haja (65) mengalami luka serius, kini telah diamankan pihak Kepolisian, Senin (15/2/2021) sekira Pukul 10.00 Wita. 

Sebagaimana telah dikabarkan sebelumnya, Disangka 'Dukun Santet' Kakek Nenek Ini Diamuk Warga, Rumahnya Dibakar, pada saat korban sedang tidur pulas bersama dengan anak-anaknya.

Aksi sangkaan oleh terduga pelaku, menyebabkan Satu Dari Korban Tuduhan 'Santet', Meninggal Di RSUD Bima, praktis mengundang reaksi kecaman dari pengguna media sosial khususnya di Bima dan Dompu.

Para pelaku tersebut, HA (25) yang tidak lain adalah anak Kepala Desa Kawuwu. Sementara pelaku lainnya yakni JU (25) dan SA (38). Mereka adalah petani di Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, NTB.

Ditreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata, S.I.K pada keterangan persnya mengatakan bahwa aksi main hakim sendiri yang menyebabkan hilangnya nyawa korban, terjadi pada Rabu (10/02/2021) Sekitar pukul 02:00 Wita.

Hari Brata menjelaskan, "setelah diserahkan, petugas kepolisian langsung mengamankan ketiga pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut."

Hari Brata juga menambahkan, apabila warga menjumpai ada persoalan di tengah masyarakat, bisa langsung menghubungi petugas kepolisian.

"Kasus itu lagi dilakukan pendalaman untuk mengetahui motif di balik kejadian ini," terang Hari Brata.

Terkait kejadian naas tersebut, awalnya Rabu sekira dini hari itu, kedua korban tengah tertidur pulas dengan anaknya. Tiba-tiba datang banyak orang yang tidak dikenal melempar dan membakar rumah korban," beber Kapolsek

Saat kedua korban turun, jelas Kapolsek, dari rumahnya dan langsung dibacok sehingga korban langsung berteriak minta tolong. 

"Untung anaknya terbangun dan langsung menyelamatkan kedua orang tuanya,” jelasnya.

Hingga kabar ini diturunkan, kedua pasutri tersebut tengah dirawat di RSUD Bima untuk mendapatkan penanganan medis.

"Petugas sedang mendalami kasus ini, termasuk memeriksa saksi-sakti untuk mengetahui motif sebenarnya,” pungkas Kapolsek. (hb)

SepekanMore