BimaBunuh DiriPeristiwaPolres BimaPolsek Tambora

Miris, Sebelum Tewas, Ibu Ini Ditemukan Anaknya Dalam Posisi Tengkurap

Sunday, May 30, 2021, May 30, 2021 WAT
Last Updated 2021-05-30T14:40:19Z
Di Mulut Tampak Berbusa, Ternyata Ibunya Nekad Minum Racun


Bima, Dompu Siar - Nasib tragis menimpa Asni (40) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), nekad mengakhiri hidupnya dengan menegak racun di rumahnya, di Dusun Rasa Nggaro, Desa Kawinda Na’e, Kecamatan Tambora, Bima.

Informasi yang dihimpun media ini, menyebutkan, Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jum’at (28/5/2021), sekitar pukul 20.00 Wita lalu.

"Mulanya, korban ditemukan oleh tetangga korban atas nama Akwan (28) mendengar teriakan," ungkap Kapolsek Tambora dalam keterangannya. 

Kemudian, lanjut Kapolsek, Akwan tengok melalui jendela, melihat korban sudah dalam posisi tengkurap. Akwan sontak berteriak memanggil anak korban atas nama Yanti untuk melihat korban.

“Setelah Yanti menghampiri korban dan berusaha membalikkan badan korban, saat itu mulut korban mengeluarkan air liur (berbusa),” ungkapnya.

Mendapati kondisi korban, papar Kapolsek, Yanti meminta bantuan warga untuk membantu membawa korban ke Puskesmas Tambora, setelah mendapatkan tindakan medis.

"Sayangnya, korban tidak dapat ditolong dan dinyatakan meninggal dunia. Walau pun sempat dirawat medis, nyawa korban tidak tertolong," imbuh Kapolsek.

Kapolsek Tambora, Iptu Nurdin mengaku, belum mengetahui motif korban, nekad meminum racun hingga menelan nyawa korban.

"Namun, tindakan awal sudah dilakukan, yakni mengecek TKP dan mengamankan barang bukti,” ujar Kapolsek Tambora, Minggu (30/5/2021) malam waktu setempat.

Kapolsek juga menjelaskan, sesaat setelah mendapat laporan tersebut memimpin anggota untuk mendatangi TKP kemudian mendatangi Puskesmas Tambora. Sekitar pukul 20.50 Wita korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas kemudian dibawa ke rumah duka.

"Ya, sekitar pukul 22.00 Wita melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban, tokoh masyarakat dan Pemerintah Desa (Pemdes), keluarga korban menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban," jelas Kapolsek.

Bahkan, sambungnya, keluarga tidak akan menuntut secara hukum dan menolak dilakukan auotopsi.

Kapolsek menambahkan, pihak keluarga dan warga telah dihimbau agar tidak berspekulasi dan menyebar isu tidak benar.

"Sehingga kenyaman dan ketertiban tetap terjaga," pungkas Kapolsek. (Sb)

SepekanMore