AspirasiBimaDemokrasiHMI BimaMahasiswaPolres BimaUnjuk Rasa

HMI Komisariat Tamsis Demo Polres Bima, Khaerul Azam: Polisi Tidak Boleh Tutup Mata

Monday, July 5, 2021, July 05, 2021 WAT
Last Updated 2021-07-05T12:59:02Z
Aksi Jilid II HMI Komisariat Taman Siswa Bima, di Depan Kantor Polres Bima, Senin (5/7/2021)


Bima, Dompu Siar - HMI Komisariat Taman Siswa Bima mempertanyakan, "Sejauh mana progress penegakan hukum terkait dugaan tindakan represif terhadap Mahasiswa saat aksi Demonstrasi oleh Oknum Anggota Kepolisan Resort (Polres) Bima?"

Hal itu disampaikan PTKP, Khaerul Azam saat menggelar demo atau Aksi Jilid II HMI Komisariat Taman Siswa Bima, di Depan Kantor Polres Bima, Senin (5/7/2021).

"HMI Komisariat STKIP Taman Siswa Bima pertanyakan progres dan kepastian hukum terkait insiden pemukulan kader HMI oleh oknum kepolisian," ungkap Khaerul dalam keterangannya pada awak media ini.

Selanjutnya, Khaerul Azam (PTKP) HMI Komisariat STKIP Taman Siswa Bima menyebutkan, bahwa dalam orasinya, mereka menuntut pihak propam polres dan unsur kepolisian tidak boleh menutup mata atas tindakan represif terhadap masa pendemo.

"Sudah 10 hari HMI telah resmi melaporkan oknum kepolisian resor Bima agar sesegera mungkin diproses," jelasnya.

Tegas Khaerul juga, "bahwa Polres Bima dalam hal ini Kasi Propam polres Bima harus profesional dan proporsional soal penegakan hukum".

Lebih lanjut, Khaerul mengaku, pihaknya telah memberikan deadline waktu agar selanjutnya kepolisian dapat segera menindaklanjuti tuntutan atas pelanggaran tersebut.

"Kami, komisariat telah memberi deadline waktu 3 x 24 jam agar pihak kepolisian dalam hal ini propam polres Bima agar sesegera mungkin menyelesaikan dan memproses anggotanya," ujarnya. 

Khaerul juga menekankan bahwa pihaknya akan terus menggelar aksi apabila tuntutan mereka tidak juga dipenuhi oleh aparat penegak hukum.

"Jika dalam waktu yang telah di sepakati bersama pihak kepolisian resor Bima juga tidak merespon dengan baik maka gerakan berjilid-jilid akan kita bangun dengan masa yang banyak," pungkasnya. (Bo)

SepekanMore