Berita Dompu TerbaruBrimob DikeroyokBrimob Polres DompuDompu Hari IniKabar Dompu TerkiniPengeroyokan

Diserang Sejumlah Preman Anggota Brimob Dompu Alami Luka Serius, Istri Ikut Jadi Sasaran

Tuesday, May 24, 2022, May 24, 2022 WAT
Last Updated 2022-05-25T11:02:43Z
Kondisi Korban saat Dievakuasi Petugas
(Foto: Ist)



Kabar Dompu, Dompu Siar - Seorang anggota Brimob Kompi Dompu Briptu Ari Laswadi bersama istrinya bernama Ratu Devi Yeni, menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah preman dengan menggunakan senjata tajam bertempat di warung soto milik korban wilayah Dusun Transad 1 Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Minggu (22/5/2022) sekitar pukul 21.30 Wita.


Akibatnya korban mengalami luka serius di sekitar pergelangan kaki sementara sang istri mengalami trauma berat diduga akibat penganiayaan secara bersama-sama oleh terduga pelaku MA, PS dan AR.


Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat melalui Kasi Humas Polres, Ipda Akhmad Marzuki menjelaskan, bermula pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2022 pukul 20. 00 wita bertempat di toko Konter Handphone milik Zidan di wilayah Transad Desa Doromelo korban melihat pelaku M A A memukul salah satu pemuda dari Desa Kempo.


"korban berusaha melerai perkelahian dan sempat menasihati pelaku agar tidak  melanjutkan perkelahian," ungkapnya.


Luka serius dialami korban usai disabet senjata tajam (Foto: Ist)


Saat melerai perkelahian itu, korban melontarkan kata " jangan memukul anak orang," akan tetapi pelaku tersebut langsung meninggalkan tempat kejadian.


Lanjutnya, Esok harinya pada hari Minggu tanggal 22 Mei 2022 pukul 20. 30 wita bertempat di pasar malam lapangan  transad Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu. 


"Korban bertemu dengan Pelaku yang sedang berjalan di Tempat Hiburan Malam bersama teman-temannya dan pada saat itu Korban menegur pelaku sambil menepuk pundak Pelaku," urai Akhmad Marzuki.


Namun, lanjut Akhmad, merasa keberatan kemudian Pelaku bersama teman-temannya pulang kerumahnya dan mengadukan kejadian tersebut kepada Orang tuanya. 


"Bukannya memberi nasehat kedua orang tua pelaku justru terprovokasi dengan pengaduan anaknya," ketus Akhmad.


Lanjut keterangan, Akhmad menyebutkan bahwa selang beberapa saat ( N ) bersama pelaku ( M A A ) dengan membawa pedang tanpa sarung, pelaku ( P S S ) tidak membawa senjata tajam, sedangkan pelaku ( A R ) membawa sebilah parang dan bersama - sama masuk kedalam kamar korban, di dalam kamar ( P S S ) mengambil sangkur milik korban. 


"Korban bersama Istrinya yang sedang hamil sempat cekcok mulut dengan seluruh pelaku, sedangkan istri pelaku ( N ) ikut masuk kedalam kamar untuk memanas situasi. Pelaku ( A R ) menginjak perut istri korban dengan mengunakan kaki  berulang kali," bebernya.


Selanjutnya, kata Akhmad, sedangkan salah satu pelaku mengayunkan parang kearah kaki korban hingga mengenai kaki kanan korban yang menyebabkan luka sobek cukup dalam hingga mengenai tulang, sedangkan pelaku lain berusaha menikam korban dengan menggunakan sebilah sangkur, namun dapat dicegah oleh saksi Ovan Adi Wardana yang juga berada dilokasi kejadian.


"Pukul 21. 30 wita personil Polsek manggelewa di pimpin oleh Kapolsek Manggelewa mengamankan seluruh pelaku dan di evakuasi oleh anggota Puma di Mako Polres Dompu," terangnya.


Saat ini, pelaku tengah diperiksa oleh unit Reskrim Polres Dompu “Kita akan tindak tegas seluruh pelaku sesuai hukum yang berlaku, dan mohon untuk mempercayakan proses hukumnya pada Pihak Kepolisian ” pungkasnya. 


Hingga berita ini dipublikasikan, Korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menerima pengobatan lebih lanjut karena luka yang diderita cukup serius. (Ma)

SepekanMore