Brimob Polres DompuPolres DompuTerorisme

Antisipasi Aksi Teror, Mako Polres Dompu Dijaga Ketat TNI hingga Brimob

Thursday, April 1, 2021, April 01, 2021 WAT
Last Updated 2021-04-01T14:14:42Z
Antisipasi Aksi Teror, Mako Polres Dompu Dijaga Ketat TNI hingga Brimob


Dompu, Dompu Siar - Sebagai bentuk kewaspadaan terhadap ancaman aksi terorisme, Kapolres Dompu, AKBP Syarief Hidayat, SH, S.I.K., memerintahkan personilnya agar memperketat penjagaan di Mako Polres Dompu, Kamis (1/4/2021).

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi aksi serupa seperti halnya Aksi Bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makasar dan penyerangan Mabes Polri oleh terduga Teroris Milenial di Mabes Polri baru-baru ini.

Kapolres Dompu, dalam keterangannya mengungkapkan, Markas Komando (Mako) Polres perlu penjagaan yang ketat, di bantu Personel dari Brimob Subden 3 Pelopor.

"Tetap kita waspada dan setiap warga yang masuk mako, dilakukan pemeriksaan," ungkap Kapolres.

Lanjut Kapolres, penjagaan tidak hanya dilakukan di Polres, seluruh Mapolsek juga telah diinstruksikan untuk dijaga ketat.

"Sikap antisipasi ini wajar, untuk meminimalisir Mako menjadi target serangan pelaku teror," jelas Kapolres sebagaimana dilansir di laman RRI.Co.Id,.

Kapolres juga meminta seluruh anggota dalam menjalankan tugas, seperti patroli dan tugas lain, diminta untuk tidak sendiri.

"Sikap waspada itu penting. Sebab, Kepolisian saat ini menjadi target pelaku teror. Itu karena kami intens melakukan penangkapan pelaku aksi teror," terangnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengaku, meski tidak dilakukan penyekatan pintu masuk di Polres Dompu, namun kegiatan rutin Polri seperti patroli, yang di tingkatkan.

Dalam hal memperketat penjagaan hingga patroli, beber Kapolres, pihaknya juga melibatkan jajaran TNI dari Kodim 1614 Dompu dan Brimob Dompu.

"Optimalisasi peranan masyarakat, saat ini dibutuhkan dalam mencegah masuknya pelaku teror masuk Dompu," papar Kapolres.

Kapolres juga mengungkapkan, pemberlakuan wajib lapor bagi tamu yang menginap di desa dan kelurahan, wajib melaporkan diri minimal 1X24 jam.

"Dalam kriteria lomba kampung sehat tahap dua, juga mensyaratkan itu. Dan itu harus jalan," tandasnya.

Tidak hanya itu, jika ada orang asing masuk ke desa atau kelurahan, wajib diketahui, minimal oleh RT.

"Cara ini, dirasa akan mampu membantu dan bisa mempersempit gerakan pelaku teror masuk Dompu," pungkas Kapolres. (Red)

SepekanMore