Ini Tindakan Polsek Dompu, Tangani Insiden Pencabutan Baliho Salah Satu Cakades Mbawi

Ini Tindakan Polsek Dompu, Tangani Insiden Pencabutan Baliho Salah Satu Cakades Mbawi



Dompu, Dompu Siar - Buntut dari adanya insiden pencabutan Baliho salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Mbawi, menimbulkan adanya kesalahpahaman antar warga.

Agar tidak berlarut, Polsek Dompu hadir selaku mediator, menengahi dengan membuka jalur komunikasi antara terduga pelaku Suharti, (45) dengan Calon Kepala Desa, Sukrin H. Ibrahim, bertempat di Mapolsek Dompu, Jum'at (4/6/2021) sekira pukul 23.00 Wita.

Melansir ulasan Kasi Humas Polres Dompu, Ipda Handik Wijaksono menyampaikan, turut hadir dalam proses mediasi, Ketua Panitia Pilkades Mbawi, Haerun, S.Pd.i., Ketua Tim Cakades Nomor Urut 2. Ridwan H Mansyur. Dkk serta suami dari terduga, M. Yakub Cepe.

Dalam keterangannya Ketua Panitia Pilkades Mbawi, Haerun menyampaikan, terkait insiden pencabutan Baliho menanyakan ke pihak kami sebagai panitia menjelaskan pencabutan baliho paska Kampanye dan pemilihan harus dilakukan pencabutan dari pihak panitia sendiri.

"Adapun landasan hukum pemasangan dan pencabutan Baliho harus mengacu pada juklak juknis yang ada," kata Haerun.

Menyambung Haerun, Bhabinkamtibmas Mbawi, Bripka Muztahidin mengungkapkan, pihak kepolisian meminta agar kedua belah pihak atas perselisihan di Desa Mbawi terkait pencabutan Baliho nomor Urut 2.

"Kami dari pihak kepolisian meminta untuk kedua belah pihak agar berdamai dan tidak membuat keributan lagi dan ada kesepakatan baik," tandasnya.

Pada kesempatan yang baik itu, Muztahidin mengajak semua pihak masyarakat di Desa Mbawi agar sama-sama menjaga Kamtibmas selama Pilkades di Desa Mbawi.

"Selama pandemi covid 19 ini, agar tidak berkerumun dan tetap menggunakan masker yang baik," lanjutnya.

Menyikapi insiden tersebut,  Ketua Team Urut 2. Ridwan H. Mansyur turut suara. 

"pada awalnya kami dari pihak ketua tim nomor Urut 2 sudah minta ijin atau persetujuan untuk pasang Baliho didepan Rumah," ungkapnya. 

Lanjutnya, Ridwan mempertanyakan maksud dan tujuan sehingga Baliho dicabut tanpa ijin kami dari Tim Nomor Urut 2.

Menanggapi pertanyaan Ridwan, suami terduga, M. Yakub Cepe menampik adanya tudingan yang ditujukan pada istrinya. 

Ia menjelaskan, pada awalnya, Yakub dan istri  sebelumnya, menanyakan terkait pemasangan baliho tepat di sekitar rumah orang tuanya pada Dirman.

"Maksud dan tujuan yaitu setidaknya ada lintas koordinasi dan pasang Baliho di depan orang tua Kami. Karena, kami sekeluarga juga berharap agar kelangsungan Pilkades Mbawi ini berjalan dengan Aman," tungkasnya.

Usai mendengarkan paparan dari kedua belah pihak, Kapolsek Dompu, Ipda Kadek Suadaya Atmaja, S.Sos., menyampaikan insiden tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

"Bahwa terkait dengan kejadian ini agar sama-sama  ambil hikmahnya karena pilkades Mbawi tinggal menghitung hari," kata Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, terkait kejadian ini agar ke depan nanti bisa saling menjaga silaturahim dan saling memaafkan.

"Harapan dengan kejadian ini agar segera diselesaikan dan tidak mengulangi lagi dikemudian hari," tutup Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak telah membuat kesepakatan bersama dalam bentuk surat pernyataan. (Hd)

0 Comments

Informasi Pilihan: Info Bisnis Info Tekno Kabar Sehat Gaya Hidup Otomotif Info Sport Info CPNS Untuk Pemasangan Iklan Hubungi : Jurnalist Kami atau Phone Contact : 0823 4065 5800 atau 0823 3951 5747