Bunuh DiriKota BimaPeristiwaPolsek Rasa Na'e TimurSosialita

Innalillaahi, Seorang ABG di Kota Bima Nekad Gantung Diri dengan Kain Batik

Sunday, November 28, 2021, November 28, 2021 WAT
Last Updated 2021-11-29T05:11:18Z
Foto: Ilustrasi



Kota Bima, Dompu Siar - Malang nasib NM (17) seorang pelajar di Kota Bima, ditemukan gantung diri dengan kain batik hingga meninggal dunia di rumahnya, Minggu (28/12) sekitar pukul 19.30 Wita.


Kapolsek Rastim Iptu Suratno, sesuai info yang ia peroleh menyebutkan, gadis ABG, yang beralamat di Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba Kota Bima ini, dalam keadaan gantung diri di jeruji jendela dengan selembar kain batik.


Awalnya, kata Kapolsek menceritakan kronologi, bahwa korban pertama kali ditemukan oleh neneknya sendiri.


"Hj Jainab, nenek korban saat itu memanggil korban, namun tidak dijawab. Karena pintu dalam keadaan terkunci dari dalam, oleh bapaknya, pintu didobrak paksa," bebernya.


Setelah pintu terbuka korban, lanjut Kapolsek, seisi keluarga melihat korban dalam keadaan tergantung di jeruji jendela dengan menggunakan kain batik.



Histeria keluarga melihat kondisi korban tergantung, kata Iptu Suratno, didengar tetangga yang langsung menuju rumah korban.


Korban pun, langsung dilarikan ke RSUD Bima yang jaraknya sekitar 50 meter. Hanya saja nyawa korban tidak tertolong, meski sempat mendapatkan perawatan medis.


"Berdasarkan keterangan dari dokter jaga ruang IGD RSUD Bima, korban meninggal dan terdapat bekas luka lecet bekas guratan melintang di bagian leher dan disimpulkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di badan korban," jelasnya.


Unit Identifikasi Polres Bima Kota, sambungnya, telah olah TKP dengan memotret secara umum dan Khusus Set TKP mengamankan barang bukti dan tidak menemukan bekas kekerasan di tubuh korban.


"Terkait masalah tersebut pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kejadian tersebut yang dibuktikan dengan surat pernyataan penolakan Otopsi oleh pihak keluarga," tutup Suratno. (Bob)

SepekanMore