Dirgahayu 76InspirasiNasionalProklamasiRubrik TokohSejarah

Romansa Cinta Bung Hatta, Nikahi Anak Dari Mantan Yang Ditinggalkan

Monday, August 9, 2021, August 09, 2021 WAT
Last Updated 2021-08-09T08:43:06Z
(Doc/Liputan6)


Dirgahayu RI 76, Jakarta - Siapa yang tidak tahu Bapak Proklamator Kemerdekaan sekaligus Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia, Muhammad Hatta?

Pada bab-bab awal kemerdekaan Republik Indonesia, Kisah Bapak Proklamator yang akrab disapa Bung Hatta itu, tak semata soal perjuangan membangun negeri.

Akan tetapi, dikisahkan bahwa kiprah orang dekat kedua dari Bung Karno itu juga yakni perihal bagaimana dirinya menemukan tambatan hati ...

Kisah Asmara, Terbilang Langka

Dilansir dari liputan6.com mengurai singkat yang mana sebelumnya, kobaran jiwa patriot lelaki berdarah Minang itu bertekad tak akan menikah sampai Indonesia merdeka dari belenggu penjajah.

Tetapi kenyataanya, setelah proklamasi, berbulan-bulan berlalu, Bung Hatta tak kunjung naik ke pelaminan, padahal sudah merdeka.

Hingga pada akhirnya, di suatu momen bersejarah, saat dirinya menemani Bung Karno berkunjung ke Institut Pasteur Bandung, impian hati yang terpendam itu akhirnya menyeruak.

Yah, ketika itu ia bertemu dengan salah seorang mojang (wanita) masih sangat muda, namanya Rachmi Rahim, anak dari sahabat dekat Bung Karno, Abdul Rachim.

Teka teki mengenai berakhirnya masa lajang pahlawan berdarah minang itu akhirnya terjawab pada 18 November 1945, saat ia menikahi Rachmi Rahim, atas lamaran Bung Karno ketika itu.

Tak berhenti di situ, tak ada yang menyangka bahwa, figur yang juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia ini langsung tertarik pada Rachmi, bahkan Bung Karno sampai turun tangan membantu melamar Rachmi yang saat itu usianya 24 tahun lebih muda dari Bung Hatta.

Belum lagi, tergelitik fakta lainnya yang mengungkap bahwa, Rachmi ternyata anak dari mantan kekasih Bung Hatta sendiri, yakni Anni.

Kala itu, Ialah prinsip dan idealisme tinggi dari sosok Bung Hatta yang tak mau menikah sebelum Indonesia merdeka membuatnya berpisah dari gadis bernama Anni. 

Alam Pikiran Yunani, sebagai Mas Kawin 

Jauh sebelum itu, rupanya Bung Hatta sendiri tercatat menyerahkan buku Alam Pikiran Yunani yang ditulis selama masa pembuangan di Boven Digul dan buku tersebut dibawakan sebagai mas kawin untuk mempersunting Rahmi di sebuah vila di Megamendung, Bogor.

(Doc/Liputan6)

Fakta lanjutannya, Bung Hatta kala mempersunting wanita idaman ternyata sudah berusia 43 tahun, sedangkan Rachmi baru berumur 19 tahun.

Hebatnya, perbedaan usia ini nyatanya tak jadi halangan berarti bagi mereka yang kemudian dikaruniai tiga orang anak tersebut.

Kisah asmara Bung Hatta, lagi-lagi patut dikagumi, lantaran hingga akhir hayatnya, Rachmi adalah satu-satunya perempuan yang tercatat hadir di hidupnya.

Sungguh semerbak, masa perhentian terakhir Bung Hatta setelah menuntaskan keinginannya membawa Indonesia merdeka sekaligus menuntaskan masa lajangnya.

Tidak semua orang bisa dan punya kesempatan untuk bertemu dengan belahan jiwa dan saling memberikan cinta abadi hingga lanjut usia sampai maut memisahkan. 

Sebab, Seribu Kali Cinta merupakan ungkapan tekad untuk memberikan cinta abadi kepada sang belahan jiwa. (Ma)

SepekanMore